fbpx

Bahaya Merokok Terhadap Daya Tahan Tubuh Manusia

Share on whatsapp
Share on facebook
Share on twitter
Share on telegram
Share on email

Merokok sudah terbukti dapat menyebabkan berbagai penyakit kronis seperti jantung koroner, kanker paru, penyakit paru obstruktif dan stroke. Penyakit-penyakit tersebut merupakan sebagian dari bahaya merokok bagi kesehatan. Selain itu, merokok juga memiliki dampak berbahaya terhadap daya tahan tubuh manusia.

Simak ulasan lengkap tentang bahaya merokok bagi kesehatan serta cara ampuh untuk berhenti.

APA SAJA BAHAN YANG ADA DIROKOK

Sebelum membahas lebih jauh tentang dampak merokok bagi kesehatan, Anda harus mengetahui dulu apa saja bahan yang terkandung dalam rokok. Tahukah Anda bahwa banyak bahan kimia yang terkandung dalam rokok sebenarnya dipakai dalam beberapa produk yang kita pakai sehari-hari?

Ya, jangan terkejut jika kebanyakan zat kimia yang terkandung dalam rokok nyatanya merupakan produk-produk tak lazim yang seharusnya tidak Anda konsumsi sehari-hari. Nah, berbagai kandungan bahan tersebutlah yang yang membuat rokok berbahaya bagi kesehatan Anda.

Berikut ini beberapa bahan berbahaya yang terkandung pada sebatang rokok:

  • Aseton: ditemukan dalam cairan pembersih kuteks (cat kuku)
  • Amonia: pembersih rumah yang umum digunakan
  • Asam asetat: bahan cat rambut
  • Arsenik: digunakan pada racun tikus
  • Benzene: ditemukan di semen karet
  • Butane: digunakan dalam cairan korek
  • Kadmium: komponen aktif dalam asam baterai
  • Karbon monoksida: tercipta dari asap knalpot
  • Formaldehida: cairan pengawet
  • Hexamine: ditemukan di cairan korek barbekyu
  • Lead: digunakan dalam baterai
  • Naftalena: bahan dalam kapur barus
  • Methanol: komponen utama bahan bakar roket
  • Nikotin: digunakan sebagai insektisida
  • Tar: material untuk mengaspal jalan
  • Toluene: digunakan untuk bahan cat

Apa saja dampak rokok terhadap tubuh?

Merokok sudah dikenal masyarakat sebagai salah satu penyebab kematian yang cukup besar di dunia. Berbagai penelitian telah membuktikan ada banyak dampak buruk merokok terhadap  kesehatan, di antaranya asma, infeksi paru-paru, kanker mulut, kanker tenggorokan, kanker paru-paru, serangan jantung, stroke, dan demensia, disfungsi ereksi (impoten).

Bahkan dampak buruk merokok bagi kesehatan ini tidak hanya berlaku bagi perokok saja. Pasalnya, orang-orang yang ada di sekitar perokok pun berisiko tinggi terkena efek rokok tersebut, meskipun mereka sendiri tidak merokok.

David Currow, dosen Cancer Institute dari New South Wales, Australia, mengatakan kepada ABC bahwa ada beberapa hal yang terjadi pada tubuh Anda ketika Anda merokok, termasuk ketika Anda sekali saja mengisap asap rokok, di antaranya:

  • Tekanan darah serta detak jantung Anda akan meningkat. Namun, aliran darah ke pembuluh darah kapiler Anda berkurang.
  • Kadar oksigen dalam darah berkurang karena karbon monoksida yang ada pada darah justru mengalami peningkatan dari asap rokok.
  • Paparan bahan kimia yang terkandung pada asap rokok menyebabkan rambut halus di saluran pernapasan rusak. Selain itu, otot-otot kecil di saluran pernapasan juga akan terus berkontraksi.
  • Sistem imun (kekebalan tubuh) melemah sehingga membuat Anda rentan mengalami berbagai penyakit infeksi.

Mengapa rokok berdampak terhadap daya tahan tubuh?

Penurunan fungsi kekebalan tubuh ditandai dengan kurangnya kemampuan tubuh dalam melawan bibit penyakit yang bisa menyebabkan infeksi. Hal ini dapat dikarenakan kerusakan organ dan komponen imunitas yang tidak dapat bekerja dengan baik saat tubuh kekurangan asupan yang dibutuhkannya, misalnya oksigen dan antioksidan. Hal tersebut sangat mungkin disebabkan oleh kebiasaan merokok. Berikut ini beberapa dampak merokok bagi kesehatan, terutama daya tahan tubuh Anda:

1. Kerusakan saluran pernapasan

Kerusakan saluran pernapasan adalah efek rokok paling awal yang menyebabkan penurunan daya tahan tubuh. Racun pada rokok dapat menyebabkan iritasi serta timbulnya lendir pada saluran pernapasan yang dapat menyebabkan terjadinya infeksi pada tenggorokan hingga paru.

Infeksi juga dapat menjadi lebih rentan karena asap rokok merusak silia, yaitu rambut kecil pada saluran pernapasan yang berfungsi menangkap debu. Semakin banyak paparan asap rokok, semakin besar pula risiko infeksi tersebut menjadi lebih serius dan menyebabkan kerusakan rongga udara pada paru.

2. Memicu kondisi autoimun

Dampak rokok tak hanya pada saluran pernapasa saja, melainkan juga dapat memicu kondisi autoimun. Kandungan racun karsinogen dan tar pada sebatang rokok menyebabkan tubuh Anda menjadi kurang efektif melawan peradangan. Sistem imun yang melemah juga berbahaya karena dapat memicu penyakit autoimun seperti rematik dan multiple sclerosis.

3. Menghambat aliran darah

Kandungan nikotin pada sebatang rokok dapat membuat darah menjadi lebih kental. Karena itulah nutrisi, mineral, dan oksigen yang disebarkan melalui darah tidak bisa diserap banyak dan optimal oleh tubuh. Dampak rokok ini mengakibatkan peradangan pada bagian luar maupun organ dalam tubuh jadi lebih lama disembuhkan.

4. Jumlah antibodi yang berkurang

Efek rokok yang telah memasuki aliran darah dapat mengurangi jumlah antibodi dalam tubuh Anda. Antibodi sendiri merupakan protein darah yang berperan dalam mengurangi jumlah bibit penyakit tertentu pada tubuh. Akibatnya, perokok akan mengalami masa penyembuhan yang lebih lama dari biasanya ketika sedang sakit.

5. Mengurangi kadar antioksidan

Senyawa antioksidan seperti yang berasal dari vitamin C dalam darah berfungsi untuk menangkal radikal bebas dan memperbaiki kerusakan organ. Sayangnya, efek rokok membuat kadar antioksidan dalam tubuh para perokok menjadi lebih sedikit dibandingkan pada orang yang tidak merokok. Hal ini menyebabkan para perokok rentan sakit dan proses penyembuhan sakitnya pun cenderung lama.

6. Meningkatkan sel darah putih

Sama seperti antibodi, sel darah putih juga berfungsi untuk melawan infeksi. Namun pada perokok, peradangan dan kerusakan yang terus terjadi menyebabkan kadar sel darah putih berada dalam jumlah yang tinggi.

Akibatnya, sel darah putih akan menjadi kurang responsif terhadap agen penyakit dan jika terjadi dalam waktu yang lama dapat meningkatkan risiko serangan jantung, stroke, hingga kanker. Inilah dampak rokok yang harus diwaspadai.

https://hellosehat.com/hidup-sehat/berhenti-merokok/bahaya-merokok-pada-daya-tahan-tubuh/#gref
https://www.freepik.com/free-photo/
https://unsplash.com/

Bagikan

Share on whatsapp
WhatsApp
Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on telegram
Telegram
Share on email
Email

Postingan Lainnya