fbpx

TERNYATA SULIT MENELAN MAKANAN ADALAH TANDA DAYA TAHAN TUBUH SEDANG LEMAH!?

Share on whatsapp
Share on facebook
Share on twitter
Share on telegram
Share on email

Disfagia adalah sulit menelan. Saat mengalami disfagia, proses penyaluran makanan atau minuman dari mulut ke dalam lambung akan membutuhkan usaha lebih besar dan waktu yang lebih lama.

Gejala Disfagia

Gangguan otot, sumbatan pada kerongkongan, atau penyakit gangguan saraf yang menyebabkan terjadinya kesulitan menelan atau disfagia. Jika diuraikan lebih lanjut, saat mengalami difagia, seseorang akan mengalami keluhan dan gejala berikut:

  • Sulit menelan makanan atau minuman
  • Rasa nyeri saat menelan
  • Makanan terasa tersangkut di dalam tenggorokan
  • Tersedak atau batuk ketika makan dan minum
  • Air liur yang keluar terus-menerus
  • Berat badan yang turun akibat sulit makan
  • Makanan yang sudah ditelan keluar kembali
  • Asam lambung yang naik ke tenggorokan
  • Nyeri ulu hati
  • Suara menjadi serak
  • Kebiasaan berubah, misalnya menjadi lebih sering memotong makanan menjadi lebih kecil atau menghindari makanan tertentu

Pengobatan Disfagia

Tujuan utama dari pengobatan disfagia adalah untuk menjaga asupan nutrisi pasien dan mencegah makanan masuk ke saluran pernapasan. Selain mengatasi penyebabnya, beberapa metode pengobatan untuk menjaga asupan nutrisi yang cukup pada penderita disfagia adalah:

Modifikasi diet

Modifikasi diet dilakukan dengan cara mengatur tekstur dan kekentalan makanan sesuai dengan kemampuan menelan pasien, khususnya pasien yang mengalami kesulitan menelan di fase oral.

Pola makan pasien dapat diatur, mulai dari makanan berbentuk cair seperti jus, kemudian ditingkatkan kekentalannya jika kemampuan menelan sudah membaik, hingga diberikan makanan yang berbentuk padat, seperti roti atau nasi.

Terapi menelan

Terapi menelan pada penderita disfagia akan dibimbing oleh terapis khusus. Terapis akan mengajarkan bagaimana proses menelan selama masa penyembuhan agar pasien tetap dapat menelan makanan. Terapi ini umumnya ditujukan bagi penderita yang kesulitan menelan akibat masalahan di mulut.

Selang makan

Selang makan umumnya akan dipasang untuk membantu pasien memenuhi kebutuhan nutrisinya selama fase pemulihan mulut dan faring. Selain untuk membantu memasukkan makanan ke saluran pencernaan, selang makan juga dapat digunakan untuk memasukkan obat-obatan.

Ada 2 jenis selang makan, yaitu selang nasogastrik (NGT) dan selang gastrostomi endoskopi perkutan (PEG). Selang NGT dipasang melalui hidung kemudian menuju lambung. Sedangkan selang PEG dipasang langsung ke dalam lambung melalui kulit luar perut.

Obat-obatan

Pemberian obat-obatan pada penderita disfagia akan disesuaikan dengan penyebab disfagia. Beberapa jenis obat-obatan yang dapat diberikan kepada penderita disfagia antara lain:

  • Obat untuk mengurangi asam lambung, seperti ranitidin dan omeprazole
  • Obat untuk melumpuhkan otot kerongkongan yang kaku akibat akhalasia, seperti botulinum toxin
  • Obat untuk melemaskan otot kerongkongan bagian bawah, seperti amlodipine dan nifedipine
sumber : ALODOKTER
photo : Photo by krakenimages on Unsplash

Bagikan

Share on whatsapp
WhatsApp
Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on telegram
Telegram
Share on email
Email

Postingan Lainnya

Butuh bantuan? Hubungi sekarang